Menu

Mode Gelap
Laksanakan Intruksi Presiden, Bupati Suhardiman Bangun Jalan 17 KM Lewat Dana APBN Hadiri Pekan Kenduri Budaya Riau di Jakarta, Bupati Suhardiman : Budaya Kuansing Siap Mendunia Sembunyi Dalam Kebun, 2 Orang Pelaku Pengeroyokan Mengakibatkan Korban Meninggal Ditangkap Polisi Nuzul Quran di Mesjid Agung, Bupati Kuansing Suhardiman Ajak Masyarakat Kuansing Cinta Al Quran Bupati Kuansing Suhardiman Sampaikan Safari Ramadhan Sebagai Sarana Komunikasi Silaturahmi

Indragiri Hilir · 2 Oct 2022 12:33 WIB ·

Hasilnya Zonk!! Pemdes Kuala Sebatu, Kami Sudah Sering Audensi Dengan PT SAGM


 Hasilnya Zonk!! Pemdes Kuala Sebatu, Kami Sudah Sering Audensi Dengan PT SAGM Perbesar

Inhil | Topriau – Terkait dengan limpahan air yang diduga dari PT. Setia Agrindo Mandiri (SAGM), Pemerintah Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengungkapkan bahwa pihaknya sudah sering turun ke lahan warga yang terdampak banjir.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Amiruddin saat diwawancarai wartawan, Sabtu (1/10/22) malam.

“Di bawah pimpinan Bu Yanti tahun 2019 kami dari Pemerintah Desa Kuala Sebatu sudah sering turun ke lokasi melihat kondisi lahan warga yang terdampak banjir. Dan kami sebelumnya juga sudah pernah melakukan audiensi kepada pihak perusahaan, namun pihak PT itu dalihnya minta proposal, sudah kita sampaikan, cuman tidak ada kelanjutannya,” kata Amiruddin.

Kemudian, Amir juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2021 akhir, di Parit Sejanda juga pernah ada permasalahan hingga airnya meluap. “Pemerintah Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, turun langsung meninjau ke lokasi, itu juga kami pernah bernegosiasi, selalu saja pembahasannya itu layangkan proposal nanti kita normalisasi, cuman setelah pertemuan itu, ya begitulah, didiamkan lagi oleh pihak perusahaan,” tukasnya.

Sekretaris Desa Kuala Sebatu itu juga menyebutkan bahwa setiap kali melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan tidak menemukan solusi yang kongkrit.

“Karena setiap pertemuan pihak perusahaan selalu mengirimkan orang yang tidak bisa memberikan keputusan, istilahnya itu pertemuan kita sia-sia saja, contoh di awal-awal jabatan pak Budi kemarin, sekitar bulan April di Sebatu Dalam bagian parit Anging mammiri itu jebol juga kemarin, lahan-lahan masyarakat tenggelam sudah kita lakukan pertemuan di kantor desa, setelah itu sudah kami sampaikan dari pihak Desa mengusulkan bagaimana perusahaan itu bisa normalisasi,” tuturnya.

“Cuman mereka sering menyebutkan istilah, nanti kita sampaikan ke atas. Setelah kita diamkan tak ada juga sampai sekarang, hasil yang didapatkan hanya Zonk,” pungkasnya. (Yopi)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

5 Tahun Tak Tersentuh, Jalan Berkat Parit 10 Diperbaiki dan Langsung Ditinjau PJ Bupati Inhil Herman

17 July 2024 - 19:59 WIB

Operasi Tertib Berlalu Lintas Polres Inhil 2024 Dimulai

15 July 2024 - 10:13 WIB

Ketua Presidium FPII Minta Terbakarnya Rumah Wartawan di Tanah Karo Diusut Tuntas

3 July 2024 - 08:43 WIB

Perayaan Hari Bhayangkara ke 78, Sebanyak 33 Personel Polres Inhil Naik Pangkat

2 July 2024 - 11:42 WIB

Pj Bupati Inhil Menghadiri Upacara Hari Bhayangkara Ke 78

1 July 2024 - 16:03 WIB

Polres Inhil Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke 78

1 July 2024 - 13:57 WIB

Trending di Indragiri Hilir